Saturday, September 24, 2011

ku hanya ingin di mengerti by fallon

maaf!
akumelakukan ini bukan berarti ku selalu merasa benar
maaf!
aku tak bermaksud membuat sayatan pedang tajam itu lebih melebar
ku ingin bicara!
tentang semua rasa yang selalu membuatku hilang dari kenyataan!
di balik kebahagiaanku masih tersimpankepedihan yang benar-benar menghancurkan hati…
sudah lama ku tahan semua tangisanku dalam hati…
kini ku ingin dirimu melihat sendiri apa masih ada ruang yang masih bisa kamu taburi goresankematian!,ku rasa tidak!
hatiku sudah terlalu berat untuk menerima kekecewaan,penyesalan,kepedihan,dan kesedihan….
tak tahan ku melihat ranting-ranting tajam itujatuh di ulu hatiku….
bukan maksudku membuat dirimu lebih tersiksa dengan semua perkataanku.Tapi ku hanya ingin dirimu memulihkan semua lembaran senyuman yang pernah kamu robek dalam hidupku!

dirimu, dirinya by fallon

Terbiasa sendiri
Berdiri tanpamu, tanpanya
Walau telah lama menangisi
Kisah denganmu, kisah dengannya
Aku tak mungkin bersamamu
Tapi aku tak juga bisa bersamanya
Walau aku mencintaimu
Tapi aku merindukannya
Terbiasa sendiriBerdiri tanpa senyumanmu, tanpa senyumannya
Walau telah lama ingin memilih
Hidup denganmu, hidup dengannya
Tak mungkin lukaimu
Namun tak juga bisa tinggalkannya
Walau aku ingin disisimu
Tapi akupun ingin memilikinya

hujan mendung tak berpayung by chozza

hari ini.. hari pertamaku menatap matamu
walau tak pernah ku lupakan dirimu
ini ku ingat sampai masa-masa dahulu
aku tahu aku ini tak tahu diri
aku ingin hidup bagai ikan
renang bebas dalam derasnya lautan
aku ingin melupakan dirimu
dan ini akan kulakukan
sayat…
beginikah rasanya diriku terhadapmu
karena aku terlalu menyayangimu
tapi ini semua akan berakhir dengan bahagia
hujan…
siang ini timbul hujan rintik-rintik dengan derasnya
tanpa berpayung, ku menatap langit
memandang indahnya awani disana
seindah bayangan dan senyumanmu..
akan ku lupakan

Sunday, August 7, 2011

CERPEN : Ilalang Senja by fallon

Senja ini sangat sepi. Mentaripun akan kembali ke peraduannya. Tampaklah ilalang yang indah bergoyang disiul angin."Sendiri saja dek Kinan ?". Ucapan Alfa mengagetkan seketika lamunan Kinanti yang asyik memandangi matahari terbenam."Kak Alfa ?!" Kinanti tersenyum membalikkan badan kepada Alfa yang telah berdiri di belakangnya. "Sudah lama berdiri disitu Kak ?"."Aku baru saja tiba dek. Kelihatannya lagi asyik nih". Ungkap Alfa sedikit menggoda."Ayo duduk Kak." Kinanti bergeser dari posisinya. "Inilah kebiasaan aku Kak. Aku sering duduk sendiri disini hanya untuk melihat matahari terbenam". Alfa menatap Kinanti dan duduk disampingnya. "Tuh lihat indah banget kan Kak ?". Ujar Kinanti kemudian sambil menunjukkan matahari yang sudah berwarna  orange akan tenggelam."Iya. Indah banget. Dek Kinan gak ikut ayah ke Bandung ?". Tanya Alfa sambil menggoyang-goyangkan ilalang disampingnya."Ayah kan mau kerja Kak di bandung, masak aku ikut. Nah kalau untuk

Saturday, July 9, 2011

satu kata itu sudah di mulai III by fallon

Reno melihat wajahku yang muram, ia mengangkat kepalanya atas-atas seolah ia ingin dikasihani atas nama kasih sayang seoranganak kecil. Ya aku lagi-lagi harus menahan amarahku pada dona ibu reno karena tante yangakrab denganku adalah tante cerewet minta ampun, kalau kudengar omongan demi omongan seolah mau pecah gendang telingaku. Aku sudah kesal dengan semua tingkah lakunya.
Akupun kemudian berdiri dan keluar dengan penuh kepenatan.

satu kata itu sudah di mulai II by fallon

setengah mati……….edan
sambil menyimpan tas dan meminum air seolah sedang kesurupan ia menepak punggungku sambil menceritakan pengalaman yang barusan ia peroleh dengan pacar barunya.. hah benar-benar pusing, tiap suaranya mennyeretku pada perempuan yang sampai saat ini tak terlihat batang hidungnya. Lagi-lagi aku harus mendengarkan setiap ocehannya. Hingga ketika dia terus memnual aku menghentikannya. Baru saja si tuti kuusir dengan nada menangis ia pergi. Sudah aku sudah muak dengan omonganmu. Bisa diam kan hanya sebentar dan kau tak kusuruh pegi baginya aku bias keheningan
Daru adalah kepenokan reno yang umurnya masih kecil. Ia berteriak dan menagis diujung pintu sambil membawa seonggok daging ayam yang sengaja ibunya simpan. Si daru sambil laridan akhirnya tersungkur pada tembok rumah yang dipinggir ia menjerit dengan nada ketakutan..

satu kata itu sudah di mulai by fallon

Satu kata itu sudah dimulai, dari ucapan bibir bukan pelanturan, hanya sekedar kepercayaan dan ulah keberanianku menuturkan hati pada seseorang. Deretan kata yang aku rencanakan adalah deretan bebukitan yang engkau lihat ketika menyegajakan diri menengok sisi pegunungan ketika sore hari,
tapi bagaimana mungkin orang yang dimajinasikanku itu adalah sumber dari akar keresahanku dan dia sebagai lamunanku itu tak kutemukan juga sosoknya untuk muncul dari tempat persembunyiaanya. Pernah muncul namun sambil membawa pecut dan perlahan mencambuk kucing sampai mati. Hingga aku larimelihat kekejaman yang diperlakukan.
Aku bahkan bukan mengelak mengahadapinya.